Digital Storage oleh Haikal Algivari
A. Storage
Secara bahasa Storage bisa diartikan sebagai penyimpanan. Sedang dalam praktek penggunaanya, Storage mengacu pada media yang digunakan untuk penyimpanan. Beberapa ahli komputer mendefinisikan Storage sebagai media penyimpanan data digital yang berfungsi untuk menyimpan data – data digital. Berbagai data digital dalam bentuk dokumen, foto, video, audio dan lain sebagainya bisa kita simpan di Storage. Bahkan Storage bisa pula kita gunakan untuk menyimpan data yang masih diproses oleh gadget. Pengembangan Storage seperti sekarang ini, dimana semakin kecil storage atau media penyimpanannya semakin besar kapasitas yang ada di dalam storage tersebut. Menjadikan Storage sebagai salah satu media penyimpanan paling efektif digunakan.
Berikut beberapa fungsi storage secara umum :
Storage device adalah sebuah media penyimpanan komputer yang digunakan untuk menyimpan berbagai data seperti video, foto, dokumen digital dan yang lainnya. Dengan adanya perangkat ini, kita bisa menyimpan data-data penting dengan mudah dan aman.
Pada dasarnya, fungsi storage device yakni untuk menyimpan dan mengelola data digital. Data tersebut nantinya bisa dengan mudah dibagikan ke orang lain. Cara ini sangat efektif karena proses penyalinan data berlangsung cepat karena tidak melalui proses pencetakan.
Storage device dapat dibedakan menjadi dua kategori yakni primary storage dan secondary storage. Untuk primary storage ini contohnya seperti RAM maupun ROM. Fungsinya untuk membaca, menulis dan mengolah data yang tersimpan di secondary storage.
Dari segi kapasitas, primary storage ini bisa dibilang kecil karena ukurannya tidak sebesar secondary storage. Karena memang tidak digunakan untuk menyimpan data yang berukuran besar dan permanen. Sementara untuk secondary storage, merupakan perangkat yang digunakan untuk menyimpan data yang berhasil diolah oleh komputer. Data yang ada di perangkat ini, bisa dikelola oleh primary storage. Umumnya, secondary storage digunakan untuk menyimpan berbagai data, seperti video, dokumen ataupun foto.
Dalam penggunaannya, storage device juga bisa dibedakan menjadi dua kategori yakni storage tanam dan portable. Storage tanam biasanya digunakan untuk menyimpan data yang berkaitan dengan sistem. Sedangkan yang portable, ini cocok digunakan untuk berbagi data dari satu komputer ke komputer lain. Ukuran fisiknya jauh lebih kecil dan lebih efisien saat dibawa pergi. Akan tetapi ukuran penyimpanannya bisa disetarakan dengan storage yang di dalam komputer.
B. Hard Drive
Hard drive adalah perangkat keras yang dipakai untuk menyimpan konten dan data digital pada komputer. Sederhananya, hard drive menyimpan data. Pada komputer, ini termasuk semua foto, video, musik, dokumen, dan aplikasi, dan di luar itu, kode untuk sistem komputer Anda, framework, dan driver juga disimpan di hard drive. Kapasitas hard drive diukur dalam megabyte (MB), gigabyte (GB), dan terabyte (TB).
Tipe yang lebih "tradisional" dari hard drive adalah HDD. Hard disk drive terbuat dari cakram bermagnet, dikenal sebagai piring yang berputar cepat biasanya antara 5.400 dan 15.000 putaran per menit (RPM). Semakin cepat cakram magnetis berputar, semakin cepat komputer dapat mengakses informasi darinya. Karena data disimpan secara magnetis, HDD adalah perangkat non-volatile, yang berarti bahwa perangkat ini menyimpan data meski komputer dimatikan. Sekarang ini, HDD internal dapat mencapai kapasitas maksimum 20 TB. Sejak kemunculan SSD, hard disk drive jarang dipakai sebagai penyimpanan sekunder komputer, namun masih merupakan opsi penyimpanan eksternal.
SSD (drive solid state) adalah tipe hard drive yang lebih baru. SSD telah menjadi format yang disukai untuk hard drive internal laptop canggih, dan semua smartphone serta tablet juga menggunakan bentuk dari SSD. Solid-state drive memakai memori flash, yang juga digunakan dalam USB flash drive dan kartu memori untuk kamera digital. Tidak ada magnet yang terlibat di sini, SSD memakai semikonduktor yang menyimpan data dengan mengubah status kelistrikan dari triliunan sirkuit yang terkandung di dalam SSD. Karena tidak memiliki bagian yang bergerak, SSD tidak hanya bekerja lebih cepat (karena tidak perlu menunggu cakram berputar dan kepala untuk mengumpulkan informasi), selain itu SSD juga lebih awet daripada HDD.
Hard drive eksternal adalah hard drive yang terintegrasi dalam sebuah komputer. Ini adalah perangkat portabel yang dapat Anda pasang pada komputer mana pun untuk mengakses data yang disimpannya. Meski hard drive internal terkait langsung dengan motherboard komputer dan menyimpan data sistem operasi, driver, dan perangkat lunak selain file Anda, hard drive eksternal digunakan sebagian besar untuk menyimpan file pribadi. Hard drive komputer biasanya dapat dilepas dan ditingkatkan, namun ini merupakan tugas yang sulit, jadi banyak yang memilih hard drive eksternal saat ruang pada komputer mereka semakin sedikit. Dewasa ini, hard drive eksternal dapat menampung data hingga 20 TB, lebih dari satu juta kali ukuran hard drive yang pertama kali ditawarkan di tahun 1956. Kapasitas ini, dibarengi dengan kemampuannya yang dapat dipindahkan dan terjangkau seperti hard drive eksternal, membuatnya menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan kapasitas komputer, hingga munculnya cloud storage.
RAID merupakan sebuah singkatan dari bahasa inggris, yakni Redurent Array of Independent Disk. Sebuah tekonologi penyimpanan virtual dengan konsep mengabungkan beberapa HDD (harddisk) fisik menjadi satu. Sehingga, meskipun terdapat 10 HDD, dengan teknologi RAID ini, Storage hanya akan terbaca sebagai 1 harddisk saja. Tujuan dari RAID itu sendiri ada 3, yaitu stripping untuk kecepatan data, mirroring untuk keamanan data ataupun keduanya. Pada awalnya teknologi RAID ini diperuntukan hanya untuk server karena server sangat membutuhkan kapasistas, kecepatan dan keamanan data yang tinggi sehingga mutlak dibutuhkan. Namun beberapa tahun terakhir perusahaan Intel telah menambahkan fitur RAID Controller ke dalam chipset andalan mereka, sehingga user Intel dapat menikmati tekonolgi RAID hanya dengan menggunakan motherboard milik mereka.
C. Portable Flash Memory Storage
Memory card, atau yang dalam bahasa Indonesia disebut kartu memori atau kartu flash, adalah perangkat penyimpanan eksternal berukuran kecil. Sebagai perangkat penyimpanan, maka alat ini bisa dipakai untuk menyimpan berbagai file seperti gambar, foto, video serta data lainnya. Sifat penyimpanannya permanen dan non-volatile sehingga bisa diakses kapan saja dan dimana saja sepanjang kartu memori tersebut belum rusak. Biasanya, kartu memory ini diletakan di perangkat portabel kecil seperti kamera digital dan ponsel entah itu Android dan iOS. Untuk jenisnya sendiri ada banyak mulai dari Secure Digital (SD), CompactFlash (CF), SmartMedia, Memory Stick dan MultiMediaCard (MMC). Tiap jenis diatas punya bentuk, ukuran dan kapasitas sendiri-sendiri. Sehingga, ada memori yang ukurannya hanya 1 GB sementara yang lainnya 1 TB.
Jenis-jenis memory card adalah sebagai berikut :
1. Secure Digital High-Capacity (SDHC) adalah perangkat memori flash yang dapat menampung antara 4 dan 32 gigabyte (GB) data. Kartu ini adalah bentuk memori yang dapat dilepas yang dapat digunakan dengan banyak perangkat digital yang berbeda, termasuk camcorder dan komputer. Meskipun ada beberapa produk kartu SD lain yang tersedia, biasanya hanya mesin yang berlabel bekerja dengan kartu SDHC yang dapat menggunakannya.
2. SDXC (SD Extended Capacity) merupakan kartu memori yang berbasis pada SDA 3.0, kapasitas SDXC berada dikisaran 64GB hingga 2TB dan formatnya pun berbeda dengan SDHC, format kartu memori SDXC adalah exFAT. Karena cara kerjanya berbeda dengan SD dan SDHC, biasanya perangkat yang kompatibel dengan SD dan SDHC tidak bisa menggunakan kartu ini.
3. MiniSD adalah jenis card storage memori flash yang digunakan untuk menyimpan maklumat dan file media. Mereka digunakan terutama dalam telefon bimbit, kamera, dan alat mudah alih lain. Card MiniSD berukuran 21.5 x 20 × 1.4 mm dan biasanya menyediakan 16 MB hingga 256 MB storage.
4. MicroSDHC (Micro Secure Digital High Capacity) adalah perangkat memori flash dengan kapasitas yang lebih kecil.
5. MicroSDXC (Micro SD Extended Capacity) merupakan kartu memori yang berbasis pada SDA 3.0, kapasitasnya lebih kecil dari SDXC dan formatnya pun berbeda dengan SDHC, format kartu memori SDXC adalah exFAT.
6. CF
7. XD Picture Card. XD merupakan singkatan dari eXtreme Digital. XD-Picture Card adalah jenis memori flash yang dapat dilepas yang dirancang untuk digunakan dalam kamera digital. XD sangat kompak dengan ukuran 20mm x 25mm x 1.7mm.
8. Memory Stick PRO Duo
9. M2
Flash drive adalah media penyimpanan portabel berukuran kecil, tidak lebih besar dari ibu jari, yang digunakan untuk menyimpan atau mentransfer file dari satu komputer ke komputer lain. Flash drive disebut juga dengan flash disk, pen drive, data stick, memory unit, thumb drive, keychain drive atau jump drive. Sebelum flash drive populer sebagai media penyimpanan, file banyak disimpan di keping CD atau DVD. Selain berukuran kecil, flash drive juga ringan, memakai daya (power) sedikit atau sangat kecil ketika digunakan. Flash drive sebenarnya adalah chip memori sirkuit terintegrasi yang dibungkus selubung (casing) yang terbuat dari plastik atau aluminium sehingga data yang tersimpan di dalamnya tetap aman dari goresan, debu, guncangan dan medan magnet sehingga memiliki resiko kerusakan jauh lebih kecil dibandingkan keping CD atau DVD.
D. Cloud Storage
Cloud storage merupakan media penyimpanan online yang lebih canggih, koneksi internet merupakan andalannya untuk akses data. Dibandingkan dengan media penyimpanan onffline seperti hardisk dan flashdisk, cloud storage merupakan terobosan baru. Menyimpan data menggunakan cloud storage lebih diminati karena berbagai alasan. Penyimpanan cloud diyakini lebih aman dari serangan virus atau kerusakan seperti yang biasa terjadi pada hardisk atau flashdisk. Namun kendala cloud storage adalah kapasitas yang sudah ditentukan, kita tidak bisa menyimpan data yang terlalu besar. Kalau ingin mendapatkan ruang penyimpanan yang lebih besar, bisa menggunakan layanan cloud storage berbayar.
E. Optical Disc
Optical disc (piringan optik) adalah sebuah perangkat keras yang menggunakan sinar laser ataugelombang elektromagnetik bertenaga rendah untuk melakukan proses pembacaan (reading) dan optical disc dan juga pada penulisan (writing) data. Optical disc dapat menampung data hingga ratusan bahkan ribuan kali daya tampung disket. Piringan optik dapat berupa CD atau DVD. Beberapa drive hanya bisa membaca data pada disk, namun teknologi saat ini memperbolehkan sebuah drive untuk melakukan pembacaan maupun penulisan pada drive.
Optical drive atau optical disc drive (ODD) atau dalam bahasa Indonesia berarti penggerak cakram optis adalah sebuah penggerak cakram yang menggunakan sinar laser atau gelombang elektromagnetik sebagai bagian dari proses membaca atau menulis data ke dalam atau dari cakram optis. Optical Drive atau Optical Disk Drive (ODD) adalah salah satu perangkat keras yang umumnya terdapat pada PC maupun laptop. ODD digunakan untuk membaca dan menulis data ke CD dan DVD, yang dikenal dengan istilah burning. ODD menggunakan sinar laser pada spektrum untuk membaca dan menulis data ke piringan CD maupun DVD.
Fungsi Optical Disk Drive (ODD) yaitu sebagai perangkat untuk menuliskan data pada media simpan CD maupun DVD dan membaca data dari media simpan tersebut. Sebagai perangkat pembaca data, ODD umumnya digunakan untuk melakukan installing suatu software komersial, menonton film, dan melakukan pembacaan data untuk keperluan copying atau burning. Sedangkan, sebagai perangkat untuk menuliskan data ke media simpan baik CD atau DVD. Hingga sekitar 7 tahun lalu menyimpan data di dalam media simpan seperti CD dan DVD ini menjadi pilihan banyak orang karena memiliki tingkat keamanan dan proteksi yang tinggi terhadap kerusakan data dan serangan virus.
Pada umumnya, ODD memiliki bentuk persegi dimana terdapat tempat untuk meletakkan CD maupun DVD, yang digerakkan secara otomatis menggunakan motor. Motor ini akan menggerakkan tempat CD dan DVD keluar dan masuk apabila kita menekan tombol open. ODD hanya bisa bekerja jika terhubung dengan daya. ODD bekerja membaca dan menulis data dari dan ke CD maupun DVD melalui sinar laser pada spektrum cahaya mendekati spektrum cahaya tampak. Sinar laser pada ODD memiliki intensitas yang lebih kuat saat digunakan untuk menulis data, dibandingkan saat menjalankan fungsi untuk membaca data. Laser ini akan mencetak dan membaca data dari kepingan CD ataupun DVD yang berputar. Umumnya perangkat ODD memiliki kecepatan memutar kepingan CD dan DVD sebesar 1.600 hingga 4.000 rpm. Kecepatan ini masih kalah jauh dibandingkan perputaran optik pada HDD. Kapasitas kecepatan perputaran sebuah ODD menunjukkan kecepatan perangkat tersebut dalam membaca dan menulis data. Lebih detailnya, CD atau DVD diletakkan pada tempatnya dan digerakkan oleh motor melalui rel geser dan diposisikan tepat di atas hub disk. CD atau DVD kemudian diputar. Saat diputar, laser ditembakkan dari sumber laser optic dengan diperkuat dan difokuskan oleh lensa dan tertuju pada permukaan CD atau DVD. Saat cahaya laser menyentuh permukaan CD atau DVD, data dicatat dalam bentuk data biner dan kemudian ditransfer menjadi data byte untuk bisa diproses lebih lanjut.
CD ROM (Compact Disk Read Only Memory) merupakan salah satu perangkat keras komputer yang berperan dalam memutar dan membaca piringan CD. Selain itu pengertian CD ROM adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. CD-Rom Drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja.
DVD ROM adalah suatu perangkat keras di dalam komputer yang berperan untuk membaca atau memutar piringan CD/DVD. DVD adalah singkatan dari Digital Versatile Disc. Beda dengan CD ROM Drive, DVD Drive bisa digunakan untuk membaca Keping CD dan juga keping DVD. Namun, kata ROM (read only memory) baru bisa digunakan untuk membaca CD ATAU DVD. DVD ROM bisa memainkan piringan dari DVD yang mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan lebih baik dibandingkan dengan kepingan CD. Kepingan DVD biasanya memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 4 GB.
CD/DVD ROM berfungsi untuk membaca data dan menulis data ke dalam CD. Selain fungsi dasar tersebut, CD ROM juga berfungsi untuk melakukan penginstalasian sebuah OS (Operating System), game, atau software-software lainnya atau melakukan booting pada saat masuk ke OS jika sebuah sistem tidak mau berjalan.
CD R merupakan tempat penyimpanan data permanen dengan kapasitas 700 Mb. DVD R sama halnya dengan CD R, namun DVD R memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar yaitu sekitar 4,6 Gb.
CD RW merupakan tempat penyimpanan data berkapasitas 700 Mb. Perbedaan CD R dan CD RW yaitu jika data yang telah disimpan di CD R tidak bisa dihapus lagi (telah permanen), sedangkan CD RW data yang telah tersimpan bisa sewaktu-waktu dihapus.
DVD RW merupakan tempat penyimpanan data dengan kapasitas sekitar 4,6 GB. Perbedaab antara DVD R dan DVD RW yaitu hanya dari segi penyimpanan data. Jika di DVD R data yang tersimpan tidak bisa dihapus atau telah tersimpan permanen, sedangkan DVD RW data yang tersimpan sewaktu-waktu masih bisa dihapus. Harganya juga berbeda, namun selisihnya tidak terlalu jauh.
Terdapat CD/DVD -R, +R, dan RW. R bermaksud Recordable. Tanda tolak (-) pada CD/DVD bermaksud Single Session Media. Maksudnya kita tidak dapat menambah data baru ke dalam CD/DVD -R setelah diburn walaupun kapasitias CD/DVD -R tersebut belum penuh. Tanda tambah (+) yang terdapat pada CD/DVD bermaksud multi-sessions. Kita boleh menambah data baru ke dalam CD/DVD +R anda pada sesi yang berlainan. Setiap sesi memperbolehkan kita memilih untuk menambah pada sesi yang tersedia atau membuat yang baru. Selain itu, kita boleh memadam file yang tersedia yang terdapat dalam CD/DVD +R kita sekiranya tidak diperlukan. RW bermaksud ReWritable. RW diperbuat daripada lapisan yang boleh dipadam dan ditulis semula. Jadi anda boleh memadam data yang telah disimpan dalam CD/DVD RW tersebut atau menulis semula data tesebut.
F. Enterprise Storage
Network-Attached Storage (NAS) adalah perangkat penyimpanan data yang terhubung dan diakses melalui jaringan, alih-alih terhubung langsung ke komputer. Perangkat NAS berisi prosesor dan sistem operasi sehingga dapat menjalankan aplikasi dan menyediakan kecerdasan yang diperlukan agar file dapat dibagikan dengan mudah oleh orang yang berwenang.
Storage Area Network (SAN) merupakan solusi konfigurasi masa depan dalam media penyimpanan data dalam jumlah besar (TeraByte) dalam berbagai servis yang berbasis online di internet maupun IntraNet. SAN adalah sebuah jaringan berkecepatan sangat tinggi yng khusus, terdiri dari server dan penyimpanan (storage).
Pita magnetik (mangnetic tape) adalah media penyimpanan yang terbuat dan campuran plastik dan ferric oxide yang berfungsi untuk merekam serta menyimpan informasi. Pita magnetik mempunyai kecepatan putar sebesar 18,75-200 inci per detik. Data yang disimpan dalam magnetic tape umumnya adalah data yang tidak memerlukan perubahan serta backup data. Kecepatan baca data pada tipe ini tergantung model dan instruksinya, diperkirakan antara 1.500 sampai 60.000 bytes per detiknya.
G. Tipe Storage Lainnya
Kartu magnetic stripe adalah tipe kartu yang mampu menyimpan data dengan memodifikasi daya magnet dari partikel kecil magnetik berbasis besi pada pita dari material magnetik di kartu. Magnetic stripe, terkadang disebut magstripe. Kartu magnetic stripe umumnya digunakan pada kartu kredit, kartu identitas, dan tiket transportasi.
Smart card adalah sebuah kartu yang telah dipendam sirkuit terpadu. Meskipun banyak kegunaannnya, namun ada dua pembagian dasar dari kartu ini, yaitu kartu memori dan kartu dengan mikroprosesor. Contoh kegunaan kartu ini yang paling banyak adalah untuk sistem pembayaran elektronik dan dalam kartu SIM.
RFID merupakan singkatan dari Radio Frequency Identification yakni teknologi sistem identifikasi yang memanfaatkan gelombang radio. Dengan memanfaatkan RFID, pengambilan data bisa dilakukan tanpa harus bersentuhan seperti magnetic card seperti pada ATM. Diperlukan minimal 2 peralatan jika ingin menggunakan RFID, yaitu RFID Tag dan RFID Reader. RFID Tag adalah alat yang menempel pada objek yang akan diidentifikasi. RFID Tag mempunyai 2 jenis yaitu pasif dan aktif. RFID Tag Pasif yaitu tag tanpa baterai sedangkan RFID Tag Aktif menggunakan baterai. RFID Tag sering dianggap sebagai pengganti barcode karena RFID memiliki lebih banyak keuntungan dibandungkan penggunaan barcode. Pada beberapa instansi RFID tag pasif lebih sering digunakan karena selain harganya lebih murah ukuran yang dimiliki pun lebih kecil dan tidak perlu menggunakan baterai. Sedangkan RFID Reader adalah alat pembaca RFID Tag. Sama seperti RFID Tag, RFID Reader pun mempunyai 2 jenis yaitu pasif dan aktif. RFID reader pasif hanya menerima sinyal radio dari RFID Tag Aktif. Sedangkan RFID reader aktif memiliki system pembaca aktif yang memancarkan sinyal interrogator ke RFID Tag dan menerima balasan autentikasi dari RFID Tag.
Near field communication adalah sebuah perangkat komunikasi antara dua perangkat elektronik dengan jarak sekitar 4 cm atau kurang dari itu. Near field communication menawarkan koneksi berkecepatan rendah dengan pengaturan sederhana yang sangat mudah penggunaannya. Alat NFC ini bisa bertindak sebagai dokumen identitas elektronik atau kartu kunci. Biasanya, near field communication digunakan dalam sistem pembayaran non tunai. Misalnya seperti pembayaran dengan kartu kredit atau e-money dan sejenisnya. Tidak hanya itu, perangkat near field communication bisa digunakan untuk berbagi file kecil seperti nomor telepon, foto, video dan file lainnya.