Jurnal Perkuliahan Pekan 12 oleh Haikal Algivari

Mata Kuliah : Pengetahuan Lingkungan
Dosen           : Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I
Topik            : Sumber Daya Air dan KTT G20

A. Pengertian dan Manfaat Air

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi hidup dan kehidupan seluruh makhluk hidup, termasuk manusia. Air adalah asal muasal dari segala macam bentuk kehidupan di planet bumi ini. Dari air bermula kehidupan dan karena air peradaban tumbuh dan berkembang. Tanpa air, berbagai proses kehidupan tidak dapat berlangsung sehingga penyediaan air baku untuk kebutuhan domestik, irigasi, dan industri menjadi perhatian dan prioritas utama.

Manfaat air bagi tubuh adalah untuk melarutkan nutrisi, mendistribusikan nutrisi ke sel-sel, mengatur suhu tubuh, meningkatkan daya ingat otak, dan membantu menghindari penumpukan lemak.


B. Pembagian Air Dunia

Hampir semua air dunia ada di lautan. 97.6% air yang ada di dunia merupakan air laut dan sisanya merupakan air tawar (fresh water). 87.2% dari jumlah air tawar dunia masih dalam bentuk glester, tipi es, dan ladang salju abadi, 12%-nya adalah air tanah (ground water) atau air yang berada di dalam tanah, dan sisanya adalah air tawar yang berada di permukaan tanah (fresh surface water) yang dapat kita temui di danau, lahan basah, sungai, kelembaban tanah, atmosfer, dan organisme hidup.


C. Siklus Hidrologi Air

Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui proses kondensasi, presipitasi, evaporasi, dan transpirasi. Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus-menerus.

Tahapan siklus adalah sebagai berikut :

1. Tahap penguapan yang dibagi menjadi 4, yaitu evaporasi (proses penguapan air dari tubuh-tubuh air, seperti laut, danau, dan sungai yang diakibatkan oleh pemanasan sinar matahari), transpirasi (penguapan air dari permukaan tumbuhan), evapotranspirasi (penguapan air yang dihasilkan dari proses transpirasi dan evaporasi), dan sublimasi (sinar matahari akan membantu penguapan pada es tanpa melalui proses pencairan).

2. Tahap kondensasi. Siklus hidrologi satu ini menampakkan perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air di atmosfer, sehingga membentuk awan. Proses ini terjadi karena pengaruh rendahnya suhu udara pada ketinggian atmosfer tertentu.

3. Tahap adveksi. Pada siklus hidrologi ini, butiran air yang berbentuk awan bergerak secara horizontal dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Hal tersebut juga dibantu karena pengaruh angin yang berhembus.

4. Tahap presipitasi. Presipitasi adalah proses turunnya air ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Bukan hanya hujan, pada daerah yang bersuhu rendah, presipitasi juga bisa menurunkan air padat berupa salju.

5. Tahap run off. Air yang sudah jatuh ke permukaan bumi yang tinggi, akan mengalir ke tempat yang lebih rendah melalui sungai dan anak sungai.

6. Tahap infiltrasi. Tahapan ini merupakan proses peresapan air ke dalam tanah melalui pori-pori tanah. Dalam siklus hidrologi ini, air dapat tersimpan menjadi air tanah yang secara lambat akan mengalir kembali ke laut.

Macam-macam siklus hidrologi adalah sebagai berikut :

1. Siklus pendek. Siklus hidrologi pendek merupakan siklus hidrologi yang tidak mengalami proses adveksi. Uap air yang terbentuk melalui siklus hidrologi akan diturunkan mealui hujan yang terjadi di daerah sekitar laut tersebut.

2. Siklus sedang. Siklus hidrologi sedang merupakan siklus hidrologi yang umum terjadi di Indonesia. Hasil dari siklus hidrologi sedang ini adalah turunnya hujan di atas daratan. Hal ini karena proses adveksi akan membawa awan yang terbentuk ke atas daratan.

3. Siklus panjang. Siklus hidrologi panjang merupakan siklus hidrologi yang umum terjadi di daerah beriklim sub tropis atau di daerah pegunungan. Melalui siklus hidrologi panjang ini hujan tidak langsung berbentuk air, namun turun dalam bentuk salju ataupun gletser terlebih dahulu.


D. Ground Water (Air Tanah)

Air tanah adalah air yang tersimpan dan mengalir di bawah permukaan tanah yang dapat digunakan untuk keperluan makhluk hidup. Air jenis ini sangat berguna untuk ketersediaan cadangan air di muka bumi, di mana air merupakan salah satu hal yang paling penting bagi kelangsungan hidup semua makhluk di bumi. Tanpa adanya air mustahil makhluk hidup akan tetap bertahan hidup.

Jenis-jenis air tanah adalah sebagai berikut :

1. Air freatik. Air tanah freatik atau preatis adalah air tanah dangkal yang berada di akuifer bagian atas. Air tanah ini berada di bawah permukaan tanah dan di atas lapisan batuan kedap air (impermeable). Air tanah jenis ini biasa dimanfaatkan dengan cara membuat sumur.

2. Air artesis. Air artesis adalah air tanah dalam yang berada di antara dua lapisan kedap air (impremeable). Letaknya di akuifer bagian bawah. Air ini biasanya dimanfaatkan sebagai sumber air minum bagi penduduk kota.

3. Air vados. Meteorit (Vados) merupakan air tanah yang berasal dari proses presipitasi (hujan) dari awan yang mengalami kondensasi bercampur debu meteorit.

4. Air juvenile. Air tanah baru atau juvenile merupakan air tanah yang terbentuk dari dalam bumi karena intrusi magma. Air tanah juvenil ditemukan dalam bentuk air panas (geyser).

5. Air konat. Air Fosil (Konat) adalah air tanah yang terjebak pada pori-pori batuan pada saat batuan tersebut terbentuk. Air tanah dapat berasal dari air tawar atau air laut dan bermineral tinggi.

Manfaat air tanah adalah sebagai berikut :

1. Menjadi sumber air bagi flora, fauna, dan manusia. Manfaat terpenting air ini yaitu sebagai bagian dari siklus hidrologi, di mana persediaan air bersih sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup demi keberlangsungan hidup mereka.

2. Irigasi juga biasanya menggunakan air dari tanah. Irigasi yang menggunakan air ini dimanfaatkan untuk pertanian dan kebutuhan lainnya. Pada irigasi, terdapat metode irigasi semprot yang menjadi salah satu bentuk pengimbuhan air dari dalam tanah. Dengan adanya irigasi memudahkan petani dalam mengelola sawah yang harus selalu tergenangi air.

3. Industri memerlukan air dari tanah untuk bahan baku serta proses industri. Industri memerlukan persediaan air yang banyak apalagi industri yang memang berhubungan langsung dengan produksi air dan turunannya.


E. Surface Water (Air Permukaan)

Air permukaan adalah air yang terkumpul di atas tanah atau di mata air, sungai danau, lahan basah, atau laut. Air permukaan berhubungan dengan air bawah tanah atau awan. Air permukaan secara alami terisi melalui presipitasi dan secara alami berkurang melalui penguapan dan rembesan ke bawah permukaan sehingga menjadi air bawah tanah. Meskipun ada sumber lainnya untuk air bawah tanah, yakni air jebak dan air magma, presipitasi merupakan faktor utama dan air bawah tanah yang berasal dari proses ini disebut air meteor. Air permukaan merupakan sumber terbesar untuk air bersih.

Jenis-jenis air permukaan adalah sebagai berikut :

1. Sungai. Sungai merupakan air tawar yang mempunyai aliran di mana sumbernya ada di daratan dan bermuara ke laut atau danau.

2. Danau. Danau adalah badan air yang berukuran besar dan luas dikelilingi oleh tanah.

3. Rawa. Rawa-rawa merupakan daratan rendah yang digenangi oleh air yang umumnya terdapat di daerah daratan rendah dan di tepian pantai.

4. Laut. Perairan laut ini merupakan air permukaan yang berada di lautan luas. Dalam arti yang lebih luas, laut adalah sistem perairan samudera berair asin yang saling terhubung di Bumi yang dianggap sebagai satu samudera global atau sebagai beberapa samudera utama.

Manfaat air permukaan seperti untuk kebutuhan sehari-hari, pembangkit listrik, irigasi dan rekreasi, tempat olahraga, sebagai media transportasi, dan untuk budidaya ikan.


F. Pemakaian Air.

70% air tawar digunakan untuk agrikultur, 22% untuk industri, dan 8% untuk keperluan rumah tangga.


G. Cara Menanggulangi Kekeringan dan Persebaran Air yang Tidak Merata.

1. Water Storage
Air tawar permukaan (fresh surface water) dapat disimpan di bendungan yang dibuat secara natural atau oleh manusia. Contoh dari bendungan, yaitu tiga bendungan besar yang dibangun di sungai Yangtze, Cina dan selesai dibangun tahun 2006.
Keuntungannya ialah seperti dapat menyimpan air dengan jumlah yang banyak, menghasilkan energi listrik tenaga air, mengontrol banjir di hilir, dan meningkatkan pasokan air irigasi.
Kerugiannya ialah seperti desa harus direlokasi, lahan pertanian subur dan lahan nelayan terendam banjir, penguapan mengurangi sumber daya air, hilangnya air menyebabkan overpumping air tanah, dan mengurangi sekitar 20% hutan di sungai Yangtze.

2. Water Movement
Water movement adalah pendistribusian air ke daerah yang membutuhkan dengan menggunakan terowongan air atau irigasi. Di California, mendistribusikan air yang berasal dari pegunungan Sierra Nevada, ke daerah yang membutuhkan seperti Los Angeles dan Central Valley menggunakan terowongan air.

3. Konservasi Air
a. Melindungi sungai dan daratan banjir juga membantu mempertahankan air di darat dan memperlambat kembalinya ke laut.
b. Melesterikan lahan sawah, rawa-rawa, dan padang rumput basah karena pertumbuhan tanaman mereka yang subur mamput menstabilkan tanah, menahan pergerakan aliran air di permukaan tanah melalui sungai dan anak sungai, dan memudahkan air terinfiltrasi ke dalam akuifer.
c. Memiliki beberapa bendungan kecil di anak sungai dapat meningkatkan penyimpanan air tanpa biaya ekonomi, sosial, dan lingkungan yang banyak dari bendungan besar.
d. Melestarikan hutan yang sehat karena itu sangat penting untuk konservasi air. Hutan membantu melindungi kelembaban dan menjaga sedimen dari aliran penyumbatan.

4. Osmosis Terbalik (Reverse Osmosis)
Osmosis terbalik yaitu penyaringan air laut menggunakan membran. Caranya memeras air sehingga air dan garam terpisahkan.

5. Hal yang Dapat Dilakukan Untuk Menghemat Penggunaan Air
a. Mandi lebih cepat.
b. Memperbaiki kebocoran pipa air dengan cepat.
c. Mencuci mobil, piring, dan pakaian seefisien mungkin.
d. Menggunakan peralatan konservasi air, seperti shower bervolume rendah dan mesin pencuci piring yang efisien dapat mengurangi konsumsi air dengan sangat baik.
e. Mengurangi penggunaan air dalam menyiram tanaman.

H. KTT G20

G20 adalah sebuah platform multilateral strategis yang menghubungkan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia. G20 memiliki posisi yang strategis di dalam menentukan masa depan pertumbuhan ekonomi dunia. Hal ini dikarenakan secara kolektif, anggota G20 merepresentasikan lebih dari 80 persen perekonomian dunia, 75 persen perdagangan internasional, dan 60 persen populasi dunia. Kepanjangan dari G20 itu sendiri adalah Group Of Twenty yang beranggotakan 19 Negara dan 1 lembaga Uni Eropa. Negara-negara tersebut yaitu Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Tak hanya itu, Spanyol juga diundang sebagai tamu tetap.

G20 pada tahun 1999 dibentuk akibat kekecewaan komunitas internasional terhadap kegagalan G7 dalam mencari solusi terhadap permasalahan perekonomian global yang dihadapi saat itu. Pada 14-15 November 2008, para pemimpin negara-negara KTT G20 bertemu untuk pertama kalinya di dalam KTT G20 pertama. Pada kesempatan itu, para pemimpin negara melakukan koordinasi respon global terhadap dampak krisis keuangan yang terjadi di AS saat itu dan sepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan.

Presidensi G20 Indonesia 2022 saat ini mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger". Tema ini dipilih karena Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama akibat dampak COVID-19 serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. Pandemi global telah memengaruhi setiap aspek hidup masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga perdagangan internasional. Pada saat yang sama, kesenjangan dalam kapasitas negara-negara untuk mengatasi krisis terus menghalangi dunia untuk sepenuhnya mengendalikan masalah dan krisis bersama yang kita hadapi saat ini. Dengan begitu, memahami tantangan dan perlunya upaya kolektif dalam mengatasi krisis, Indonesia akan fokus pada tiga pilar utama untuk Kepresidenan G20 2022 yaitu: Mempromosikan Produktivitas; Meningkatkan Ketahanan, dan Stabilitas; dan Memastikan Pertumbuhan yang Berkelanjutan dan Inklusif.

1. Arsitektur Kesehatan Global. Melalui forum G20, Indonesia akan mendorong penguatan ketahanan kesehatan dunia serta membantu mewujudkan sistem kesehatan global lebih inklusif, berkeadilan, dan responsif terhadap krisis. Pembahasan isu prioritas arsitektur kesehatan global akan menjadi fokus di berbagai pertemuan pada Presidensi G20 Indonesia. Penguatan ketahanan dan kesiapan krisis dan memaksimalkan transformasi infrastruktur kesehatan pasca pandemi akan dibahas melalui berbagai forum seperti; Health Working Group, Development Working Group, Joint Finance and Health Task Force, Civil 20, Science 20, dan lain sebagainya.

2. Transformasi Digital. Berbagai isu seperti akselerasi UMKM ke dalam ekosistem digital, kewirausahaan digital, dan revitalisasi peran perempuan di tempat kerja dengan meningkatkan kemampuan digital menjadi beberapa agenda pembahasan yang akan dibahas. Berbagai isu tersebut akan didiskusikan melalui beberapa forum seperti; Economy Working Group, G20 Empower, Business 20, dan lain sebagainya.

3. Transisi Energi Berkelanjutan. Melihat dampak perubahan iklim yang semakin nyata dan berpengaruh, negara-negara anggota G20 memegang tanggung jawab besar dalam memastikan proses transisi energi keberlanjutan dapat berjalan secara maksimal dan menyediakan wadah untuk investasi berkelanjutan. Pembahasan seputar lingkungan dan energi berupa Mengamankan Aksesibilitas Energi, Peningkatan Teknologi Energi Cerdas & Bersih, serta Memajukan Pembiayaan Energi. Hal itu akan membahas mengenai berbagai pertemuan seperti Energy Transitions Working Group dan Environment Deputies and Climate Sustainability Working Group.

Adapun manfaat jangka pendek dari KTT G20 ini adalah sebagai berikut :

1. Presidensi G20 di tengah pandemi membuktikan persepsi yang baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis.

2. Indonesia dapat mengorkestrasi agenda pembahasan pada G20 supaya berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian Indonesia.

3. Kesempatan menunjukkan kepemimpinan dan capaian Indonesia dalam penanganan pandemi dan pemulihan kepercayaan ekonomi pasca pandemi di dalam dan luar negeri.

4. Membuat Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan.

5. Pertemuan-pertemuan G20 di Indonesia menjadi sarana memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia Internasional, sehingga diharapkan dapat turut menggerakan ekonominya.

Manfaat jangka menengah dari KTT G20 ini adalah sebagai berikut :

1. Menunjukkan kemajuan Indonesia dalam reformasi struktural, dengan undang-undang 2020 tentang penciptaan lapangan kerja dan pembentukan dana kekayaan negara.

2. Mempromosikan sektor pariwisata Indonesia dan produk lokal ke dunia, sehingga menghidupkan kembali perekonomian nasional.

3. Mengundang dukungan global dan memperkuat komitmen internasional terhadap inisiatif Indonesia khususnya pembiayaan UKM.

Manfaat jangka panjang dari KTT G20 ini adalah sebagai berikut :

1. Memperkuat pengakuan internasional atas posisi Indonesia sebagai salah satu ekonomi dunia terbesar, dengan kemampuan mewakili negara berkembang lainnya.

2. Menciptakan peluang untuk mengatur pembahasan agenda G20 dalam mendukung dan mendorong kegiatan pemulihan ekonomi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara global.


Progres tugas buku : Mendapat beberapa referensi lainnya yang dapat mendukung kevalidan materi dan mulai mengerjakan pendahuluan dari bab seperti pengertian dan sebagainya.

Postingan populer dari blog ini

Permasalahan Kependudukan di Provinsi Lampung oleh Haikal Algivari

Jurnal Perkuliahan Pekan 11 oleh Haikal Algivari

Jurnal Perkuliahan 3 Pemrograman Web oleh Haikal Algivari