Komputer dan Mobile Devices oleh Haikal Algivari
Mobile Computer adalah portabel komputer pribadi yang dirancang agar pengguna dapat dengan mudah membawa komputer tersebut dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan PC (Personal Computer) merupakan berarti komputer pribadi. Itu adalah komputer yang digunakan untuk tujuan umum dan biasanya lebih hemat biaya. PC dirancang untuk digunakan oleh single-user atau pengguna tunggal. Setiap PC (komputer pribadi) bergantung pada teknologi mikroprosesor, yang memungkinkan pembuatnya dapat untuk mengatur seluruh unit pemrosesan pusat (CPU) pada satu chip.
Fungsi utama dari komputer pribadi atau yang sering disebut dengan personal computer (PC) pada umumnya digunakan untuk bekerja dengan pengolah kata, komunikasi internet, dan komposisi suara dan juga untuk DTP (Dynamic Trunking Protocol).
Contoh-contohnya ialah seperti:
1. Laptop atau notebook adalah komputer portabel yang dirancang untuk dilipat seperti notebook untuk dibawa dan disimpan. Penutupnya terbuka untuk menampilkan layar, keyboard, dan perangkat penunjuk bawaan, yang menggantikan mouse. Notebook dapat menjalankan sebagian besar perangkat lunak yang sama seperti desktop, dan mirip dengan itu dalam kinerja. Beberapa orang menyebutnya laptop. Notebook memungkinkan Anda membawa komputer ke mana saja. Namun, harganya lebih mahal daripada desktop dengan tingkat kinerja yang sama, dan tidak terlalu dapat disesuaikan atau ditingkatkan.
2. Tablet atau yang biasa diringkas dengan sebutan tablet adalah suatu portable komputer lengkap yang seluruhnya berupa layar sentuh datar. Ciri utama yang paling menonjol pada sebuah tablet adalah penggunaan layar sebagai peranti masukan yang menggunakan ujung jari tangan, stilus, maupun pena digital. Selain itu, ukuran tablet relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan komputer PC maupun laptop. Selain menggunakan layar sentuh, tablet juga bisa dioperasikan dengan menggunakan keyboard dan mouse bongkar pasang seperti halnya dengan komputer biasa. Penggunaan alat tambahan ini tentunya harus didukung oleh tablet yang digunakan dan hanya beberapa jenis tablet mendukung penggunaan alat tambahan ini.
3. Handheld computer adalah komputer yang cukup kecil sehingga dapat digenggam. Komputer genggam ini dapat bekerja dengan fungsi yang hampir sama dengan komputer biasa. Meskipun sangat mudah untuk dibawa, komputer genggam tidak dapat menggantikan komputer biasa (PC) karena hanya memiliki keyboard dan layar yang kecil. Kelebihan dari komputer genggam ini adalah pengguna dapat menyimpan serta mengatur data dengan lebih efisien dan akurat. Komputer genggam dapat meningkatkan produktivitas pengguna dan memudahkan mereka untuk bekerja lebih efisien. Komputer genggam yang paling banyak digunakan adalah komputer yang khusus dirancang untuk menyediakan fungsi PIM (Personal Information Manager), seperti kalender, agenda, dan buku alamat.
4. Desktop, atau desktop computer, bersifat PC (Personal Computer) yang dirancang untuk berada di lokasi stasioner, di mana semua komponennya pas di atas atau di bawah meja.
B. Servers
Server adalah komputer berdaya tinggi yang dibuat untuk menyimpan, memproses, dan mengelola data jaringan, perangkat, dan sistem. Ini adalah sebuah mesin yang menggerakkan organisasi dengan menyediakan perangkat dan sistem jaringan dengan sumber daya yang memadai.
Pada dasarnya, tujuan penciptaan server adalah untuk mengelola sumber daya jaringan. Misalnya, pengguna dapat mengatur server untuk mengontrol akses ke jaringan, mengirim/menerima email, mengelola pekerjaan cetak, atau meng-host situs web. Selain itu server juga mahir dalam melakukan perhitungan yang intens. Beberapa server berkomitmen untuk tugas tertentu, sering disebut sebagai berdedikasi. Namun, banyak server saat ini adalah server bersama yang bertanggung jawab atas email, DNS, FTP, dan bahkan beberapa situs web dalam hal server web. Dengan banyaknya tugas tersebut, tentu saja server tidak boleh berhenti bekerja karena server biasanya digunakan untuk memberikan layanan yang selalu dibutuhkan, sebagian besar server tidak pernah dimatikan. Akibatnya, ketika server gagal, mereka dapat menyebabkan banyak masalah bagi pengguna jaringan dan perusahaan. Untuk mengatasi masalah ini, server biasanya diatur agar toleran terhadap kesalahan antisipasi gangguan lainnya.
Jenis server yang sering digunakan ialah seperti web server, email server, database server, server aplikasi, game server, server proxy, server untuk streaming, dan masih banyak lainnya.
C. Terminal
Terminal adalah komputer, biasanya dengan daya pemrosesan yang terbatas, yang memungkinkan pengguna untuk mengirim data ke / menerima informasi dari server, atau komputer host.
Thin client adalah terminal yang terlihat seperti desktop tetapi memiliki kemampuan dan komponen terbatas.
Sebagian besar toko ritel menggunakan terminal POS untuk mencatat pembelian, memproses kartu kredit atau debit, dan memperbarui inventaris.
ATM (Automated Teller Machine) adalah terminal perbankan yang terhubung ke komputer host melalui jaringan.
D. Supercomputers
Superkomputer adalah komputer dengan kinerja tingkat tinggi dibandingkan dengan komputer tujuan umum. Kinerja superkomputer diukur dalam operasi floating-point per second (FLOPS), bukan juta instruksi per detik (MIPS). Superkomputer berisi puluhan ribu prosesor dan dapat melakukan miliaran dan triliunan kalkulasi atau komputasi per detik. Beberapa superkomputer dapat melakukan FLOPS hingga seratus kuadriliun.
uperkomputer digunakan untuk tujuan ilmiah dan teknik yang padat data dan komputasi-berat seperti mekanika kuantum, prakiraan cuaca, eksplorasi minyak dan gas, pemodelan molekuler, simulasi fisik, aerodinamika, penelitian fusi nuklir, dan analisis kripto. Sistem operasi awal dibuat khusus untuk setiap superkomputer untuk meningkatkan kecepatannya. Dalam beberapa tahun terakhir, arsitektur superkomputer telah berpindah dari sistem operasi in-house berpemilik ke Linux. Meskipun sebagian besar superkomputer menggunakan sistem operasi berbasis Linux, setiap produsen mengoptimalkan turunan Linux-nya sendiri untuk kinerja perangkat keras puncak. Pada 2017, setengah dari 50 superkomputer teratas dunia menggunakan SUSE Enterprise Linux Server.
E. Cloud Computing
Cloud computing adalah konsep komputasi berbasis internet. Jadi, dengan cloud computing, Anda bisa melakukan pekerjaan layaknya menggunakan komputer seperti menyimpan, mengakses, dan mengolah data dengan mudah. Bedanya, pada cloud computing, perangkat komputasinya adalah server yang bisa Anda akses di mana saja selama ada jaringan internet. Saat ini, konsep komputasi awan ini makin sering digunakan seiring kebutuhan pengguna untuk melakukan pekerjaan secara online.
Contoh cloud computing yang umum digunakan adalah layanan penyimpanan file seperti Google Drive atau aplikasi pengolah kata seperti Google Docs. Kedua layanan tersebut memungkinkan Anda untuk menyimpan dan mengakses data melalui internet. Tak hanya untuk penggunaan umum, komputasi cloud juga bisa digunakan secara khusus oleh perusahaan dan organisasi untuk kebutuhan internal. Misalnya, untuk menyimpan dan mengolah data perusahaan yang biasanya mengandalkan sebuah data center, baik dikelola sendiri atau menyewa dari layanan pihak ketiga.
Fungsi dari cloud computing adalah menawarkan kemudahan skalabilitas, memudahkan akses data, memudahkan kolaborasi, dan menyediakan sarana yang selalu up to date.
Jenis-jenis cloud computing adalah sebagai berikut:
Seperti namanya, SaaS adalah layanan cloud computing yang menyediakan aplikasi siap pakai. Sebab, pengguna SaaS tidak perlu menginstal aplikasi di perangkatnya. Selain itu, pengguna tidak dipusingkan dengan update karena developer penyedia layanan-lah yang melakukannya. Salah satu contoh SaaS adalah Office 365 yang menawarkan aplikasi-aplikasi Microsoft Office yang bisa diakses melalui browser.
2. Infrastructure-as-a-Service (IaaS)
Berbeda dengan SaaS yang berupa aplikasi siap pakai, IaaS merupakan rangkaian sumber daya komputasi atau server. Server IaaS tersedia dalam spesifikasi yang berbeda-beda, jadi pengguna bisa memilih yang sesuai kebutuhannya. Umumnya, pengguna juga boleh memilih sistem operasi dan jenis virtualisasi untuk server mereka. Karena fleksibilitas dan sumber daya yang ditawarkan IaaS, umumnya layanan tersebut ditujukan kepada perusahaan. Contoh penyedia layanan ini adalah Amazon Web Service dan Microsoft Azure.
3. Platform-as-a-Service (PaaS)
Jenis cloud computing ini menyediakan platform bagi developer untuk menciptakan dan mengujicoba aplikasi secara online. Sumber daya dan sistem operasi platform dikelola oleh penyedia, sehingga developer tidak perlu memusingkan perangkat untuk pekerjaan mereka. Tanpa layanan PaaS, proses pembuatan dan uji coba aplikasi cukup repot. Sebab, developer harus memiliki sejumlah perangkat komputasi dengan sistem operasi yang berbeda. Nah, beberapa contoh layanan PaaS yang sering digunakan adalah Google App Engine dan Oracle Cloud Platform.
F. Mobile Devices
Sebuah peranti bergerak atau dalam bahasa inggris disebut Mobile Device juga dikenal sebagai peralatan telepon genggam, peralatan sebagai peralatan genggam, komputer genggam, palmtop atau hanya alat genggam adalah sebuah peralatan komputer seukuran kantong, yang memiliki layar tampilan dengan masukan sentuhan atau papan ketik mini.
Contoh-contoh mobile device adalah seperti berikut:
1. Smartphone atau telepon cerdas adalah sebuah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tinggi serta fungsi yang menyerupai komputer. Smartphone termasuk perangkat serbaguna. Smartphone sangat digemari masyarakat seluruh dunia, tak terkecuali masyarakat di Indonesia. Digemarinya smartphone ini bukan tanpa alasan, sebab smartphone memiliki berbagai fitur yang menarik. Smartphone sangat berguna untuk orang-orang sibuk dalam masyarakat modern.
2. Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital. Karena hasilnya disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus diolah menggunakan pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak yang daat membaca media simpan digital tersebut. Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan penyuntingan warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan dengan relatif lebih mudah daripada kamera manual.
3. Portable Media Player adalah piranti yang digunakan untuk menyimpan dan memutar media digital. Data umumnya disimpan dalam cakram keras, mikrokandar (microdrive), atau memori kilat (flash memory). Sebaliknya, pemutar audio portabel analog dapat memutar musik dari pita kaset, atau rekaman. Pemutar audio digital sering dijual sebagai pemutar MP3, bahkan walaupun mendukung format berkas lainnya. Jenis peranti elektronik lain, seperti telepon genggam, tablet PC, dan kamera digital, kadang dimasukkan dalam kategori ini jika memiliki kemampuan untuk memutar media. Akan tetapi, di jaman yang sudah sangat modern seperti ini, Portable Media Player atau PMP sudah banyak ditinggalkan.
4. Digital media playaer atau streaming media player adalah perangkat yang biasanya digunakan di rumah, yang mengalirkan streaming media digital dari komputer atau jaringan ke televisi, proyektor, atau entertainment device lainnya.
5. E-book reader atau E-reader adalah perangkat yang memfasilitasi pembacaan buku dan majalah berbasis layar. Ini adalah perangkat yang membaca adalah satu-satunya tujuan atau di antara kegunaan utama. E-reader saat ini terutama mencakup e-reader hitam-putih yang menggunakan teknologi e-ink; perangkat tablet, yang menawarkan warna, memungkinkan akses ke media yang kaya, dan mendukung konten e-book yang disempurnakan serta surat kabar dan majalah; dan smartphone, seperti iPhone, dan ponsel berbasis Android dan Windows.
6. Wearable devices adalah sebuah perangkat yang bisa dipakai di bagian tubuh manusia yang berhubungan dengan operasi komputer dan teknologi yang canggih dengan memperhatikan estetika dan fungsi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Contoh dari wearable device ialah jam tangan, badges, kacamata, dan lain sebagainya. Wearable devices adalah perangkat yang menggunakan prinsip "Wearable Technology" yaitu, teknologi yang bisa dipakai dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
G. Game Devices
Konsol game adalah perangkat komputasi seluler dirancang untuk single-player atau multiplayer video games. Sedangkan handheld game device adalah perangkat seluler kecil yang berisi layar, speaker, kontrol, dan konsol game dalam satu unit. Macam-macam dari game device adalah seperti gamepad, joystick, pedals and wheel, dancepad, motion-sensing game controller, balance board, dan masih banyak lagi.
H. Embedded Computers
Embedded Computer adalah sebuah perangkat komputer yang berbentuk seperti sepotong chip yang hanya dapat melakukan beberapa fungsi tertentu saja. Embedded Computer ini dirancang khusus untuk perangkat yang memiliki fungsi secara spesifik saja. Selain itu fungsi dari Embedded Computer ini juga tidak dapat diubah lagi. Contoh penerapan Embedded Computer di lingkungan sehari-hari adalah seperti jam digital, MP3 Player, lampu lalu lintas, mobil (Airbag), dan masih banyak lagi.
I. Port dan Connector
Port adalah mekanisme yang memungkinkan komputer terhubung dengan beberapa sesi koneksi dengan komputer dan program lainnya dalam jaringan. Setiap port dikaitkan dengan proses atau layanan tertentu. Port akan mengidentifikasi aplikasi dan service yang menggunakan koneksi di dalam protokol TCP/IP. Jadi, port memungkinkan komputer dapat membedakan antara berbagai jenis trafik, misalnya email yang masuk ke port yang berbeda dari halaman web.
Jika dilihat dari terminologinya, jenis port dibedakan menjadi dua, yaitu logical port (port non-fisik) dan physical port (port fisik).
1. Logical port adalah jalur yang digunakan oleh aplikasi untuk menghubungkan dengan komputer lain melalui jaringan TCP/IP. Salah satu contohnya adalah mengkoneksikan komputer dengan internet. Port ini berperan penting dalam jaringan komputer. Contoh logical port yang sering digunakan adalah port 20 & 21 (FTP), port 22 (SSH), port 23 (TELNET), port 25 (SMTP), port 53 (DNS), port 67 dan 68 (DHCP), port 80 (HTTP/Web Server), port 443 (HTTPS), port 143 (IMAP), port 8080 dan 3128 (Proxy), dan masih banyak lagi.
2. Port fisik adalah soket, slot atau jack koneksi yang memungkinkan kabel bisa dihubungkan dengan komputer, router, modem, USB, dan perangkat lainnya. Masing-masing soket memiliki bentuk fisik dan fungsi yang berbeda pula. Beberapa port jaringan fisik terdapat pada perangkat keras jaringan komputer. Contoh port fisik adalah seperti display port, DVI (Digital Video Interface), HDMI, headphones, lightning, microphone, micro USB, mini display port, mini USB, mini HDMI, network (ethernet), speaker, thunderbolt, USB (type A), USB (type B), VGA, dan masih banyak lainnya.
Konektor (Connector) adalah suatu komponen Elektro-Mekanikal yang berfungsi untuk menghubungkan satu rangkaian elektronika ke rangkaian elektronika lainnya ataupun untuk menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat lainnya. Pada umumnya, Konektor terdiri Konektor Plug dan Konektor Socket.
Saat ini, terdapat banyak sekali jenis-jenis konektor dengan nama yang berbeda-beda dan untuk keperluan yang berbeda-beda juga. Selain konektor standar yang sering kita temui seperti konektor USB, Konektor BNC dan Konektor Koaksial, terdapat juga konektor yang dirancang khusus untuk dipasangkan di PCB untuk menghubungkan satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB lainnya. Konektor ini sering disebut dengan Konektor PCB (PCB Connector). Terdapat banyak Bentuk dan jumlah Pin (kaki) Konektor PCB tergantung pada keperluan rangkaian PCB yang bersangkutan.
Konektor-konektor standar yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita maupun dalam Industri diantaranya adalah Konektor USB, Konektor BNC, Konektor Koaksial, Konektor DC Power Supply, Konektor Banana, Konektor D, Konektor RJ45 dan masih banyak lagi.
J. Perlindungan Hardware
Untuk membantu mengurangi kemungkinan pencurian, beberapa perusahaan dan sekolah menggunakan berbagai langkah keamanan, yaitu sebagai berikut:
1. Kontrol akses fisik
2. Sistem alarm
3. Perangkat keamanan fisik
4. Penggunaan aplikasi keamanan dan aplikasi pelacakan device
5. Penggunaan identifikasi perangkat
Hardware dapat gagal karena berbagai alasan: hardware yang sudah lama/tua; peristiwa acak seperti masalah daya listrik, seperti undervoltage (tegangan yang rendah) dan overvoltage (kelebihan tegangan) atau power surge (lonjakan tegangan); dan bahkan error dalam program atau aplikasi.
Surge protector, juga disebut surge suppressor, menggunakan komponen listrik untuk menyediakan kandang aliran arus dan meminimalkan kemungkinan tegangan lebih mencapai komputer dan peralatan elektronik lainnya.
Uninterruptible Power Supply (UPS) adalah perangkat yang berisi sirkuit perlindungan lonjakan arus dengan satu atau lebih baterai yang bisa memberikan daya sementara atau kehilangan daya secara permanen.