Jurnal Perkuliahan Minggu 9 Jaringan Komputer oleh Haikal Algivari
Nama : Haikal Algivari
NPM : 2215061093
Kelas : PSTI A
Mata Kuliah : Jaringan Komputer
Dosen Pengampu : Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I
Topik : Kilas Balik Materi Pra-UTS
A. Jaringan Komputer
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jaringan komputer adalah sekelompok komputer dan perangkat terkait yang dihubungkan dengan fasilitas komunikasi. Jaringan komputer merupakan sebuah jaringan yang dihubungkan secara elektronik antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data dan berbagi sumber daya lainnya satu sama lain. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar setiap komputer yang terhubung dengan jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan.
Manfaat dari jaringan komputer adalah sebagai berikut.
- Resource Sharing, dimana kita akan jadi lebih mudah dalam melakukan resource sharing ketika menggunakan jaringan komputer. Dalam hal ini, yang dapat dikatakan resource sharing, seperti Data Sharing, Hardware Sharing, dan Internet Access Sharing.
- Connectivity and Communication, dimana kita dapat saling terkoneksi dalam jaringan LAN. Ketika jaringan sudah terbentuk dan terhubung dengan koneksi internet, kemudian koneksi dan komunikasi antar user bisa terjadi, Contohnya adalah dengan mengirim email antar gedung atau workgroup.
- Data Security dan Management, dimana dapat memberikan kemudahan bagi administrator untuk melakukan manajemen data-data penting perusahaan dengan lebih baik. Sebuah data akan lebih aman dan lebih mudah dicari ketika data itu disimpan secara terpusat. Dengan memanfaatkan Shared Server maka karyawan bisa lebih mudah dalam mencari data, administrator juga bisa lebih mudah dalam melakukan backup.
- Performance Enhancement dan Balancing, dimana suatu jaringan akan dapat lebih bermanfaat terutama dalam melakukan peningkatan terhadap suatu kinerja.
- Entertainment, dimana dapat digunakan untuk keperluan hiburan seperti memainkan game online, mencari informasi di internet atau bahkan menonton video yang ada di internet.
Dalam jaringan komputer tentu ada pihak-pihak yang terkait. Pihak penerima layanan disebut dengan klien (client) dan pemberi layanan disebut peladen (server). Pada desain yang satu ini biasanya dikenal dengan sistem client-server.
Selain itu, jaringan komputer mempelajari cara berkomunikasi antarkomputer. Dengan demikian, kita harus mengetahui komponen-komponen dalam komunikasi, yaitu pengirim (sender/source), penerima (receiver/destination), dan media untuk berkomunikasi.
B. IP Address
IP address adalah satu set unik dari angka yang mengidentifikasi perangkat yang terhubung ke internet. Untuk memahami dari mana alamat ini berasal, kita harus memahami sedikit cara kerja internet.
Secara sederhana, internet hanyalah sekelompok jaringan terpisah yang terhubung bersama. Setiap jaringan disebut Internet Service Provider (ISP), dan jika kita membeli layanan dari ISP, kita dapat terhubung ke jaringan ISP itu dan semua jaringan lain yang terhubung ke ISP kita.
Setiap ISP memiliki kumpulan alamat IP yang mereka kelola, dan saat kita membeli layanan, kita diberi alamat IP. Ketika data dari internet perlu menghubungi kita, jaringan ISP melihat bahwa alamat IP unik kita adalah tujuannya, lalu merutekan data itu ke kita.
Ada dua jenis alamat IP:
- IPv4, yang terlihat seperti empat set angka yang dipisahkan oleh titik, masing-masing angka dalam kisaran 0 hingga 255. Misalkan 192.168.100.1.
- IPv6, yang terlihat seperti delapan set string empat karakter yang dipisahkan oleh titik dua, setiap string berisi angka dan huruf kecil. Misalkan 0:0:0:0:0:ffff:c0a8:6401.
Meskipun perkiraan ada 4,3 miliar total IP address yang menggunakan IPv4, tetapi hampir semuanya telah digunakan. Itulah mengapa dunia bermigrasi ke IPv6, yang mana ada lebih dari 320 undecillion (!) Total kemungkinan alamat IPv6.
C. MAC Address
MAC address adalah pengidentifikasian unik “interface jaringan” pada perangkat kita. Jika IP address ditetapkan oleh ISP dan dapat ditugaskan kembali ketika perangkat terhubung dan terputus, MAC address terikat ke adapter fisik dan dibuat oleh produsen perangkat tersebut.
MAC address adalah string 12 digit di mana setiap digit dapat berupa angka dari 0 hingga 9 atau huruf antara A dan F. Demi keterbacaan, string tersebut dibagi menjadi beberapa bagian. Ada tiga format umum, yang pertama paling umum dan disukai:
- 68: 7F: 74: 12: 34: 56
- 68-7F-74-12-34-56
- 687.F74.123.456
Enam digit pertama disebut “prefix” mewakili produsen adapter, sedangkan enam digit terakhir mewakili nomor identifikasi unik untuk adapter spesifik tersebut. MAC address tidak berisi informasi tentang ke jaringan mana suatu perangkat terhubung.
D. Protokol Jaringan
Dalam komunikasi, tentu terdapat beberapa aturan yang digunakan agar komunikasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Aturannya seperti bahasa yang digunakan, logat/aksen apa yang digunakan, apakah menggunakan bahasa yang formal atau informal. Aturan-aturan demikian diciptakan dan disepakati bersama agar komunikasi dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi miskomunikasi antar sesama.
Dalam jaringan komputer juga demikian, biasanya dikenal sebagai protokol jaringan. Protokol jaringan inilah yang menjadi aturan dalam komunikasi antar komputer. Adapun fungsi-fungsi dari protokol jaringan ialah sebagai berikut.
- Addressing, dimana ini mengidentifikasi pengirim dan penerima pesan yang dituju menggunakan skema pengalamatan yang ditentukan. Contoh protokol yang menyediakan pengalamatan termasuk Ethernet, IPv4, dan IPv6.
- Reliability, dimana fungsi ini menyediakan mekanisme pengiriman yang terjamin jika pesan hilang atau rusak saat transit. TCP memberikan jaminan pengiriman.
- Flow Control, dimana fungsi ini memastikan bahwa data mengalir pada tingkat yang efisien antara dua perangkat yang berkomunikasi. TCP menyediakan layanan ini.
- Sequencing, dimana fungsi ini secara unik melabeli setiap segmen data yang dikirimkan. Perangkat penerima menggunakan informasi urutan untuk menyusun kembali informasi dengan benar. Ini berguna jika segmen data hilang, tertunda, atau diterima rusak. TCP menyediakan layanan ini.
- Error Detection, dimana fungsi ini digunakan untuk menentukan apakah data menjadi rusak selama transmisi. Berbagai protokol yang menyediakan fungsi ini termasuk Ethernet, IPv4, IPv6, dan TCP.
- Application Interface, dimana fungsi ini berisi informasi yang digunakan untuk komunikasi proses ke proses antar aplikasi jaringan. Misalnya, ketika mengakses halaman web, protokol HTTP atau HTTPS digunakan untuk berkomunikasi antara proses web klien dan server.
E. OSI 7 Layer
Salah satu model jaringan yang sering dan banyak dipelajari ialah OSI 7 Layer. Jika kita ingin mempelajari bagaimana cara kerja dari jaringan komputer, maka OSI 7 layer ini yang dapat dipelajari, terutama pada layer bawahnya. Berikut merupakan penjelasan dari layer paling bawah hingga paling atas.
- Physical Layer, yaitu lapisan yang bertanggung jawab mentransmisikan data dalam bentuk bit stream. Physical layer mencakup segala peralatan pertukaran informasi yang dimiliki oleh dua perangkat yang melakukannya, termasuk kabel dan tombol-tombol. Adapun jenis sinyal yang dipakai pada lapisan ini tidak boleh sembarangan sehingga mampu menerima sinyal dengan baik. Jenis sinyalnya pun harus didukung media fisik, seperti kabel, infrared, cahaya biasa, frekuensi radio, dan tegangan listrik. Contoh protokolnya seperti Ethernet, Wi-Fi, token ring, dan lain-lainnya. Setelah dari physical layer, kemudian diteruskan ke lapisan kedua.
- Data Link Layer, bertugas membuat dan mengakhiri sebuah koneksi antara dua node atau jaringan yang terhubung secara fisik. Data link layer ini juga memecah data dari network layer menjadi bagian-bagian kecil yang disebut frame, lalu mengirimkannya ke tujuan, hampir sama seperti network layer. Intinya, lapisan ini juga mengontrol aliran data dan memeriksa kesalahan yang terjadi. Contoh protokolnya seperti Ethernet, Point-to-Point Protocol (PPP), High-Level Data Link Control (HDLC), Advanced Data Communication Control Procedure (ADCCP), dan lain-lainnya.
- Network Layer, bertugas untuk mendefinisikan IP address sehingga setiap komputer dapat saling terkoneksi dalam sebuah jaringan. Kemudian fungsi berikutnya adalah membagi data menjadi beberapa paket lalu mengembalikannya setelah data berhasil diterima. Contoh protokolnya seperti Internet Protocol version 4 (IPv4), Internet Protocol version 6 (IPv6), Novell Internetwork Packet Exchange (IPX), AppelTalk, Connectionless Network Service (CLNS/DECNet), dan lain-lainnya.
- Transport Layer, berperan sebagai penanggung jawab kiriman pesan antara dua perangkat, mengambil data dari lapisan sebelumnya dan meneruskannya ke lapisan berikutnya, sekaligus memastikan bahwa data tersampaikan dengan baik. Contoh protokolnya seperti Transmission Control Protocol (TCP), User Datagram Protocol (UDP), dan lain-lainnya.
- Session Layer, dimana lapisan ini membuka-tutup saluran komunikasi antar perangkat yang disebut sessions. Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk membuka session dan memastikannya tetap terbuka ketika data sedang dikirim. Selanjutnya apabila komunikasi sudah berakhir, session layer-lah yang akan menutup sessions lagi. Tak hanya itu, lapisan ini juga mengatur checkpoint selama proses transfer. Apabila session terganggu, perangkat dapat melanjutkan transfer data dari checkpoint terakhir. Contoh protokolnya seperti OSI Session Layer Protocol (ISO-SP), Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP), Remote Procedure Call Protocol (RPC), Real-time Transport Control Protocol (RTCP), dan lain-lainnya.
- Presentation Layer, berfungsi untuk mengidentifikasi sintaks yang dipakai host jaringan untuk berkomunikasi. Lapisan ini akan memberi enkripsi serta deskripsi data yang nantinya akan dipakai dalam application layer. Pada lapisan ini, data akan terenkripsi dan dekripsi otomatis melalui sistem. Beberapa protokol di lapisan ini seperti MIME, TLS, SSL, dan lainnya.
- Application Layer, dimana pada lapisan ini, terjadi interaksi pengguna dengan aplikasi yang menggunakan fungsionalitas jaringan. Beberapa contoh protokol yang ada di layer ini seperti HTTP, SMTP, dan protokol lain.